Sehat dengan Konseling Spiritual

konseling spiritualCLICKBORNEO.COM – Di Indonesia, konseling spiritual sebenarnya bukanlah hal asing. Masyarakat Indonesia telah terbiasa pergi kepada agamawan untuk mengeluhkan penyakit dan kegelisahan jiwa yang dihadapi. Banyak orang-orang datang kepada Kiai atau Romo bukan untuk menanyakan masalah agama, melainkan untuk menceritakan masalah pribadi mereka untuk meminta bantuan jalan keluar berupa nasehat, saran, atau doa-doa untuk mencapai ketenangan jiwa.

Masyarakat Indonesia menjadi lebih tertarik untuk menyelesaikan masalah mereka dengan menggunakan solusi spiritual. Banyak orang percaya bahwa ritual agama adalah salah satu cara untuk memperbaiki tingkat kesadaran. Kesadaran untuk memahami tingkat permasalahan yang dihadapi, mendamaikan diri bahkan untuk memperoleh kebahagiaan dalam hidup. Keyakinan masyarakat terhadap kepercayaan ini jika dijalankan dengan khusyuk maka tidak hanya akan membawa jiwa kepada Tuhan melainkan berdampak pada kesehatan psikis dan fisik.

Banyak ritual agama yang dikenal dapat menjanjikan kedamaian, seperti zikir, tapa brata, do’a Rosario atau apapun namanya. Ritual tersebut, jika disantap setiap hari dipercaya dapat membantu seseorang untuk mengingat Tuhan beban pikiran dan hati. Ritual yang dilakukan secara berulang – ulang dengan perbuatan atau perkataan dengan hati yang takwa dan pasrah kepada Tuhan dipercaya akan membuat anggota tubuh menjadi tenang.

Ritual agama yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dapat membawa pikiran dan jiwa menjadi lebih damai. Dalam setiap ritual agama, diutamakan adalah rasa kesadaran untuk berserah diri kepada Tuhan. Ritual agama dilakukan untuk berserah diri, berkonsentrasi dan menghentikan pikiran dari urusan duniawi. Dengan mengingat Tuhan, seseorang tidak akan berlarut-larut berada di dalam kesedihan, kecemasan, ketakutan dan kegelisahan. Dengan ritual agama, hati selalu bersih, segala yang dilakukan menjadi ibadah dan hidup menjadi lebih bernilai karena dilakukan dengan tulus dan ridha terhadap Tuhan.

[sws_related_postleft showpost=”4″ title=”BACA ARTIKEL LAINNYA” bgcolor=”0a59c1″ fontcolor=”ffffff”] [/sws_related_postleft] Keterkaitan antara spiritualitas dan kesehatan jiwa serta fisik dibenarkan oleh para psikolog. Dalam beberapa penelitian psikologi, dinyatakan bahwa dengan melakukan ritual agama maka dapat meleburkan ego diri sehingga individu dapat memiliki sudut pandang yang lebih lebar terhadap pandangan mengenai masalah yang dihadapinya.

Pakar psikologi positif menyatakan bahwa seseorang yang menyadari adanya Tuhan dan rutin menjalankan ritual agama secara sadar akan memandang tubuh tidak hanya sekedar badan, namun jiwa dan pikiran. Kepercayaan ini lah yang dapat membawa dampak kemampuan bagi regulasi/pengaturan emosi yang baik sehingga dapat mengendalikan dan mengarahkan pengaruh negatif yang dihadapi.

Seseorang yang dianggap memiliki tingkat spiritualittas yang baik dianggap mampu dalam memotivasi diri menjadi lebih baik serta dapat sabar dan tekun dalam bekerja serta optimis dalam setiap kead aan. Seeorang yang melakukan ritual agama memiliki kemampuan dalam menerima kepercayaan tentang hidup berkesadaran dan mampu untuk menghilangkan sampah – sampah energi negatif dalam diri, termasuk didalamnya yaitu bagaimana cara memanajemen stress yang baik.

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*