SD Alam Muhammadiyah Juara Sakamoto

CLICKBORNEO.COM- SD Alam Muhammadiyah (Muhammadiyah Green School) yang berlokasi di Jl Golf Kota Banjarbaru kaget sekaligus senang. Betapa tidak, sekolahnya bersaing dengan sejumlah sekolah Unggulan di Kalimantan Selatan  tanpa persiapan dalam Kompetisi Matematika Terbuka Sakamoto, Minggu, (19/1), di Fakultas Kedokteran Unlam Banjarmasin, kemarin. Kegiatan ini juga didukung penuh oleh Hasnur Group, BNI, Indomie PT Indofood Sukses Makmur dan  Harian Umum Media Kalimantan.

Di antara pemenang yakni Kelas 1 meraih juara Harapan 2 atas nama Aidil Ulya Al Fawwaza, Kelas 2 meraih Juara pertama atas nama Rizal Eko Prasetyo, dan Kelas 3 meraih juara pertama atas nama Dhea Safira Maulaniah. Para Pemenang mendapatkan tropi penghargaan, voucher uang pembinaan, dan sertifikat dari Sakamoto.

Kepala SD Alam Muhammadiyah Iskandar Zulkarnain kepada clickborneo.com menuturkan, SD Alam Muhammadiyah sendiri merupakan sekolah pertama yang berbasis Muiltiple Inteligent Risearch (MIR) yang menganggap semua siswa itu cerdas. SD Alam Muhammadiyah sendiri telah dinobatkan menjadi menjadi SD model dan unggulan sekolah Muhammadiyah Indonesia.

“Jadi SD Alam sendiri sudah menerapkan sistem tidak ada anak yang tidak naik kelas. Melainkan di kemudiannya ada bimbingan khusus dan evaluasi. Semisal jika seorang peserta didik diperkirakan tidak naik maka kita aka nada bimbingan terutama kepada orang tua murid,” ujarnya.

Di singgung masalah persiapan jelanng Kompetisi Matematika Sakamoto, ia mengaku tidak ada persiapan khusus. Tersebab para sdiswa memang sudah diberika soal-soal standar sakamoto sebagaimana pelajaran sehari-hari.

“Tidak ada penekanan dalam belajar di SD Alam Muhammadiyah. Tujuannya dengan mengikuti kompetisi ini kita ingin melatih anak-anak supaya dapat pengalaman dari luar sekolah. Dan Alhamdulillah, ini bisa menjadi kado ulang tahun baru untuk SD Alam Muhammadiyah. Ikut langsaung juara. Bisa memotivasi murid yang lain,” ucapnya.

Selain itu, katanya, ia juga memotivasi siswa dengan janji akan diberikan bonus jika mendapatkan juara agar siswa memberikan yang terbaik.

Panitia Pelaksana Kompetisi Matematika Terbuka Sakamoto Eve menuturkan, sekitar 100 peserta siswa SD berkompetisi untuk mengerjakan sejumlah soal cerita dengan ringkasan logika 50% dan kurikulum sekolah 50%.

“Di antaranya SD Damasoka Banjarmasin, SD Mitra Kasih, SD Kristen Kanaan, SD Santa Maria, SD Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru, SD Alam Muhammadiyah Banjarbaru, SDN Loktabat 3 Banjarbaru, SD Sabilal Muhatdin, SD Ukhuwah, SD Kartika Banjarmasin, SD Hipindo Banjarmasin, SDN Utara 1 Banjarbaru, SDN Sungai Besar 7 Banjarbaru, SDN Loktabat 3 Banjarbaru, SDN Sungai Besar 1 Banjarbaru, SD widya Dharma, SD Sungai Jingah 3 Banjarmasin, SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin, SD Santa Angela Banjarmasin, dan SDN Kuripan 2 Banjarmasin,” paparnya.

Sekadar diketahui, Sakamoto adalah metode pembelajaran matematika yang berasal dari Jepang. Metode termaksud dinilai sangat sederhana dan mudah dimengerti karena sistemnya cepat dan akurat, di mana dalam memecahkan soal selalu menggunakan pemikiran logis dan analitis, maka tidak saja membuat siswa menjadi pandai melainkan menjadi suka dan mencintai matematika.

Selain di Indonesia, Sakamoto juga ada di berbagai negara lain seperti Korea, Thailand, Singapura, Hongkong dan Filipina. Adanya kompetisi tersebut bermaksud memberikan kesempatan kepada siswa-siswi untuk mencoba soal logika umum dan memberikan semagnat berkompetisi kepada anak memperkenalkan metode berhitung Sakamoto.

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*