Pegunungan Pahiyangan 14 Tahun Tak Dikunjungi

pegunungan pahiyangan

pegunungan pahiyangan

INFO KALIMANTAN – Beberapa waktu lalu, Ardi bersama rekan-rekan X-PAS BORNEO baru saja menyelesaikan pendakian ke pegunungan Pahiyangan yang terletak di Rantau Bujur, Kabupaten Banjar. Menurutnya, pegunungan Pahiyangan sudah 14 tahun tidak dikunjungi baik oleh wisatawan lokal, regional maupun nasional. Hanya warga sekitar yang berkunjung ke tempat tersebut.

Untuk menuju pegunungan Pahiyangan, memerlukan waktu kurang lebih empat jam perjalanan dari Martapura. Perjalanan ditempuh melalui jalur darat dan dilanjutkan dengan kelotok (transportasi air) menuju Desa Rantau Bujur. Karena 14 tahun sudah tidak ada pendakian, maka jalur menuju pegunungan Pahiyangan pun akan sangat beresiko jika tanpa bantuan warga sekitar.

Menurut Ardi, lokasi pendakian cukup ekstrim. Rombongan harus merayapi tebing dengan mengandalkan akar pohon sebagai pegangan. Selain medan yang sulit ditempuh, rombongan juga harus menghadapi lintah ketika menyeberangi sungai. Tantangan tak hanya sampai di situ, Ardi bersama rombongan harus menyiasati agar tak terserang penyakit malaria.

“Banyak nyamuk di lokasi tersebut. Untung kami sudah mengantisipasinya terlebih dahulu,” ungkap

Ardi kepada tim Info Kalimantan.

Salah satu yang bisa dijadikan tujuan mendaki pegunungan Pahiyangan adalah lokasi air terjun buatan alam. Menurut Ardi, air terjun di pegunungan Pahiyangan (lihat gambar) dulunya hanya satu aliran. Namun kini menjadi tiga aliran karena tumbuh semak-semak diantara air terjun tersebut.

Untuk memuaskan hasarat, rombongan X-PAS Borneo memutuskan untuk menginap satu malam di dekat lokasi air terjun. Setelah itu satu malam menginap di Desa Rantau Bujur. []

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*