Parah, Lurah di Banjarbaru Ikut Kampanye Politik

Calon Walikota Banjarbaru 2016-2021

Calon Walikota Banjarbaru 2016-2021

BanjarbaruParah, Lurah di Banjarbaru Ikut Kampanye Politik. Penjabat (Pj) Walikota Banjarbaru Ir Martinus mengakui, ada salah seorang Lurah di Kota Banjarbaru terindikasi melanggar aturan alias tak netral karena turut serta mengkampanyekan salah satu pasangan calon walikota Banjarbaru.

Mestinya, kata Martinus, seorang lurah atau camat harus netral dalam Pilkada sesuai larangan bagi PNS berdasarkan PP No 53 tahun 2010 pasal 4.

Martinus mengaku pihaknya sudah berulang kali membuat edaran dan himbauan aparat di Pemko Banjarbaru baik lurah, camat, SKPD jangan sampai terlibat di kegiatan-kegiatan kampanye hingga kegiatan terselubung lainnya yang ditunggangi kepentingan calon walikota.

Karena itu, katanya, sebagai Pj walikota dia, Rabu (2/9) sore kemarin memanggil seluruh lurah dan camat se Banjarbaru di rumah dinasnya bertemu kembali menyerukan netralitas lurah dan camat.

“Pertemuan ini wajib dihadiri lurah dan camat serta SKPD yang akan di absensi,” tegasnya.

Setelah pertemuan ini bila tetap ikut kampanye bagi salah satu calon walikota akan kami beri sanksi. Misalnya, mutasi sehingga tidak memegang jabatan untuk mengendalikan masyarakat. “Lurahnya akan kita tempatkan di sekretariat daerah kota (Setdako),” ucapnya.

Sebab, kata dia, kalau pelanggaran ini tetap dibiarkan makan akan banyak lagu pelanggaran lainnya.
Sebenarnya, kata dia, boleh-boleh saja bersimpati pada salah satu calon walikota tapi tidak boleh menggerakkan masyarakat ikut kampanye yang naik ke panggung.

“Seorang lurah kalau dia ikut naik ke panggung walaupun tak mengeluarkan kata-kata tetap melanggar aturan.  Setiap kampanye kita ada menurunkan tim bersama Panwaslu,” bebernya.

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*