Pahami Tipping Point untuk Meningkatkan Penjualan Anda

Pahami Tipping Point untuk Meningkatkan Penjualan AndaCLICKBORNEO.COMDalam membuat strategi marketing, pemahaman tentang Tipping Point sebaiknya Anda kuasai. Semakin banyak pemahaman yang bisa Anda cerna, maka semakin mudah untuk mengambil tindakan yang terbaik untuk bisnis Anda.

Jika di analogikan, Tipping Point seperti salah satu anggota keluarga Anda yang sedang terkena penyakit flu. Dalam hitungan hari bahkan jam, semua orang di rumah Anda mendadak ikut bersin dan merasakan sakit yang sama. Dalam pergaulan sehari-hari, kita bisa menjumpai potensi Tipping Point ada di sekitar kita. Bisa jadi itu adalah teman Anda sendiri. Dengan mudahnya ia menjadi ‘virus’ sebuah kata-kata atau kalimat yang menyebar dan diikuti oleh banyak orang.

Apa hubungannya Tipping Point dengan dunia marketing?

Dalam artikel ini hanya akan membahas cara memasarkan produk di Facebook. Semoga lain waktu bisa dilanjutkan untuk target pasar yang lain. Mari kita lanjut saja.

Facebook sebagai situs pertemanan memunyai psikologi tersendiri. Kalau tidak percaya, perhatikan aktifitas orang-orang di facebook. Perhatikan cara mereka berkomunikasi. Anggaplah si A, memunyai teman 500 orang. Ketika si A membuat status, ternyata yang berkomentar hanya 15 orang. Dari sekian banyak status yang ia buat, jumlah komentar hanya berkisar antara 10-15 orang. Lantas kemana sisa teman lainnya? Kenapa mereka tidak berkomentar? Siapa mereka sebenarnya? Bukankah ini menarik untuk kita bahas bersama, apalagi diakhir nanti kita mendapatkan Teknik Jualan di Facebook yang baru. Untuk teknik jualan di facebook yang lain bisa Anda baca di sini.

Saya ingin mengajak Anda menganalisa setiap isi status yang ia buat sehingga mendapat respon yang sedikit. Selain itu, penting juga mengetahui tentang siapa dirinya. Bandingkan dengan status kawan Anda yang lain – yang selalu mendapat komentar banyak, juga siapa dirinya dan siapa saja orang-orang yang berkomentar. Kaitannya adalah untuk melihat teman-teman potensial mereka dan aktifitas yang mereka lakukan. Seseorang yang memiliki banyak teman di Facebook belum tentu mereka potensial. Meski berteman, mereka tidak saling aktif berkomunikasi.

Sementara ini parameter Facebook adalah LIKE dan KOMENTAR. Popularitas seseorang ditentukan oleh dua jenis parameter tersebut. Dalam menerapkan Tipping Point ke dalam strategi jualan di Facebook, cukup penting menganalisa hal-hal tadi.

Setiap orang memiliki karakter berbeda. Meski di dunia maya, hal tersebut bisa kita pelajari di situs-situs jejaring sosial melalui aktifitas yang mereka lakukan. Lantas bisakah Anda menemukan teman yang berpotensi sebagai Tipping Point di Facebook? Itulah inti dari tulisan ini. Jika Anda berhasil menemukan seorang teman yang memiliki kemampuan menciptakan trend dan memicu reaksi positif lewat status, gambar atau catatan yang ia kirim, dan memiliki kawan-kawan yang potensial, maka Anda sangat beruntung. Jika belum bertemu, maka kenalilah baik-baik teman Facebook Anda.

Saya pernah menguji cara ini dengan pola sedikit berbeda. Tujuan saya adalah untuk melakukan analisa hasil penjualan yang dilakukan oleh seseorang yang berpotensi dan tidak berpotensi melakukan Tipping Point. Hasil terbaik tentu saja jatuh kepada mereka yang memiliki potensi Tiping Point.

Jika Anda sudah bertemu teman yang berpotensi dapat melakukan Tipping Point, maka seharusnya Anda memfokuskan diri agar ia bisa mengenal Anda jauh lebih banyak dan lebih baik. Tujuannya adalah, agar ia bisa membantu untuk mempromosikan atau merekomendasikan bisnis Anda. Jika itu tidak bisa dilakukan dengan gratis, maka tawarkanlah keuntungan untuknya. Saya rasa memberikan keuntungan kepada orang yang nantinya mendatangkan keuntungan untuk Anda bukanlah keputusan yang sia-sia. Win-win solution.

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*