Nasi Samin, Menu Hajatan Khas Martapura

CLICKBORNEO.COM – Bicara makanan khas Arab atau Timur Tengah, ingatan kita mungkin tertuju pada buah kurma dan nasi samin. Sebagai jenis masakan yang menggunakan minyak samin dan kapulaga sebagai bumbu utama, nasi samin sudah sangat populer di Martapura.

Nasi samin

Hampir setiap hajatan seperti haul, maulid nabi, maupun acara keagamaan lainnya menyuguhkan nasi samin sebagai menu utama. Hal itu seperti sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Martapura.

Menurut Ibu Herman, pembuat nasi samin di jl Pintu Air Martapura, jenis masakan ini selalu tersedia di berbagai acara keagamaan. Bahkan banyak penjual makanan yang menyajikan nasi samin sebagai menu pilihan.

“Nasi samin sudah jadi tradisi di sekumpul, baik untuk acara haulan guru Sekumpul maupun berbuka puasa,” ujarnya.

Dengan menggunakan bumbu khas seperti cengkeh dan kapulaga, nasi samin memiliki aroma yang kuat dan pedas. Belum lagi tambahan bumbu kayumanis, merica, pala, jintan, ketumbar, jahe, bawang, dan minyak samin. Semuanya menjadikan masakan ini makin sedap dan sangat pas dimakan pada cuaca dingin.

Nasi samin 2

Kalau lazimnya masakan Timur Tengah ini disantap bersama kari kambing dan sapi, lanjut Ibu Herman, bisa menggunakan jenis lauk lain. Seperti ayam panggang, ayam bumbu merah atau telur, sesuai selera. Namun kebanyakan pemesan nasi samin minta disajikan bersama kuah kari, opor ayam, atau ayam goreng.

“Kebanyakan orang membatasi makan daging kambing, karena itu lauk untuk nasi samin diganti ayam panggang atau masak bumbu merah.

Biasanya saya mendapat pesanan opor ayam atau kuah kari sebagai pasangan nasi samin,” tambahnya.

Sebagai salah satu sumber karbohidrat nasi samin memiliki nilai kalori cukup tinggi. Belum lagi tambahan minyak samin yang berasal dari hewan menjadikan jenis masakan ini mengandung lemak.

Bagi penderita obesitas, kolesterol, atau darah tinggi harus membatasi mengonsumsi nasi samin. Apalagi jika penyajiannya ditambah kari daging kambing maupun sapi.

Menurut ahli gizi RSUD Banjarmasin, Wahyu Hardi Prasetyo SGz, sebaiknya mengonsumsi nasi samin dengan tambahan serat baik itu sayur ataupun buah. Sehingga, bisa mengimbangi kandungan lemak hewani yang akan diserap tubuh.

Sebaliknya, omega 3 yang dimiliki minyak samin cukup baik bagi wanita hamil karena fungsinya membantu pertumbuhan dan perkembangan otak janin. []

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*