Mitos Bayi Lahir Bungkus

CLICKBORNEO.COM – Bayi yang lahir dalam keadaan masih diselubungi kulit ketuban oleh sebagian masyarakat diyakini kelak bisa jadi kebal. Asalkan bungkus tersebut yang mengoyaknya adalah ayah dari si bayi.

bayi bungkus 1

Gaung mitos ini cukup tersebar luas. Biasanya dari mulut ke mulut. Sebagai besar warga dari berbagai daerah Kalsel, Kalteng, dan Kaltim yang ditemui mengaku pernah mendengar kalau bayi lahir bungkus (bakalubut) itu memiliki kekebalan yang dibawa sejak dalam kandungan.

“Pendapat itu ada benarnya. Tetapi harus diikuti dengan syarat tertentu, yaitu yang memecah kalubut tersebut harus si ayah. Caranya sebelum kalubut digigit mulut dilapis dengan sirih,” ujar seorang supranaturalis.

Sisa kalubut tadi kemudian dikeringkan dengan cara dijemur. Kemudian disimpan rapi-rapi di dalam sebuah botol. Jika si anak sudah besar, dan dihadapkan pada keadaan darurat, semisal berkelahi, kalubut itu diserahkan untuk menutupi pusarnya. Usahakan jangan sampai pisah dari si anak, fungsinya hampir sama dengan babatsal. Sehingga walau dibacok dengan senjata tajam, ia tidak akan mempan.

Menurut istilah orang bahari taguh karung-karung. Ia kebal terhadap senjata apapun. Cuma satu kelemahannya, kalau digigit yang bersangkutan akan mengalami rasa sakit yang luar biasa. Namun, tidak semua orangtua yang bayinya lahir dalam keadaan bungkus mau melakukan itu. Karena khawatir kalau si anak tahu dirinya kebal bawaan sejak dalam kandungan, ia akan menjadi takabur dan sombong. Jika itu yang terjadi, akan berbahaya, bisa jadi preman atau rampok.

Kalau untuk membela diri atau melindungi yang lemah, ya tak apa-apa. Asalkan kekebalan itu tidak digunakan untuk hal-hal negatif.

Karena itu, disarankan kalau ada orangtua yang punya anak yang dulunya lahir bungkus kemudian ayahnya mengoyak dengan cara digigit dengan harapan supaya kebal, agar hal itu dirahasiakan. Sebab jika si anak yang bersangkutan tahu, dikhawatirkan ia akan tumbuh jadi takabur.

Menurut kepercayaan yang berkembang di masyarakat Banjar, dengan apa kalubut bayi itu dibuka, maka benda itu pula yang menjadi pemantang dia. Kalau pakai sembilu bambu, kekebalannya hanya bisa dipecahkan dengan bambu. Begitu pula kalau menggunakan gigi, tombak, dan lain-lainnya. Karena itu, cukup si ayah yang mengetahui rahasia dimaksud. (ali)

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*