Misteri Rumah Tusuk Sate

CLICKBORNEO.COM – Sebuah bangunan yang memotong lajur pertigaan, sehingga jalan tersebut jadi buntu sering disebut dengan rumah tusuk sate.

Dalam kepercayaan masyarakat berkembang berbagai anggapan yang mengatakan rumah itu akan sial, para penghuninya panasan sehingga suami istri sering bertengkar, serta berbagai mitos lainnya.

rumah-tusuk-sate

“Dari segi tata letak saja sudah kurang enak dilihat. Ketika rumah-rumah lainnya berderet rapi di sebelah kiri dan kanan, rumah sate justru melintang tepat di tengah jalan,” ujar Maslan, yang sudah puluhan tahun menjadi tukang bangunan.

Yang jelas, tambahnya, berdirinya rumah tusuk sate itu akan rentan sekali memicu ketidak-cocokan dengan tetangga sekitar.

Ia kemudian mencontohkan tentang sebuah rumah tusuk sate yang pernah ditemuinya. Karena jalan itu masih setapak, dan warga ingin mengadakan perluasan, maka dimintai kepada setiap warga untuk menyumbang. Dilandasi pemikiran bahwa seandainya jalan itu tidak ada, maka pemilik rumah tusuk sate tidak akan bisa lewat mana-mana, maka warga meminta agar dia menyumbang lebih besar daripada yang lain. Namun si pemilik rumah tusuk sate merasa keberatan, sehingga dia kemudian dikucilkan oleh para tetangga.

“Banyak kepercayaan terkait dengan rumah tusuk sate, seperti sering ditimpa musibah, angker, sial, mengandung hawa panas, dan sebagainya,” terang Maslan.

Contoh lain, rumah tusuk sate yang masih jadi mitos sampai kini adalah rumah yang terbilang cukup besar di pertigaan Jl Batu benawa. Pertigaan itu menghubungkan jalan ke arah Salatiga, komplek Mulawarman dan Jl Batu Benawa.

Salim, salah seorang yang pernah tinggal di rumah tersebut mengakui bahwa rumah yang kini dijadikan persewaaan ini dikenal angker dan banyak menyimpan kisah misteri.

“Saya sebenarnya baru mengenal istilah tusuk sate dalam kepercayaan hong shui ketika melihat satu liputan di TV tentang sebuah rumah jenis tusuk sate di kota Solo, lalu saya hubungkan dengan fakta di rumah saya dulu. Ternyata ada yang sesuai,” kata Salim.

Membicarakan kejadian di rumah ini tak ada habisnya. Kejadian paling memakan korban adalah ketika salah satu tukang atap bernama Udin terjatuh. Waktu itu ia sedang duduk di bagian atas plafon rumah, mendadak kayu tempat ia duduk didorong seorang yang samar-samar muncul. Akibatnya Udin terjungkir.

Beberapa tetangga biasa kalau sudah malam agak segan menengok ke arah loteng rumah. Dari balik kaca sering muncul sosok misterius, baik lelaki bertubuh besar atau anak kecil.

Untuk dijadikan istirahat rumah tusuk sate memang sulit karena di Banjarmasin ini sebuat persimpangan pasti dijadikan tempat mangkal ojek atau becak. Begitu pula di depan rumah ini.

Seringkali bila ngebut dari jalan yang lurus di depan rumah, orang keterusan masuk ke dalam pagar rumah. []

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*