Komitmen Bupati Banjar untuk Pemilu Damai

 CLICKBORNEO.COM – Di tengah merosotnya kepercayaan masyarakat pada para anggota legislatif yang dinilai tak lagi prorakyat dan hanya mencari lahan untung, serta ditambah banyaknya anggota dewan yang dijerat KPK terkait kasus korupsi, membuat masyarakat semakin sulit menentukan siapa yang akan dipilih untuk mewakili  suaranya di DPR.

Ikrar Pemilu

Demi menjaga tetap kondusifnya keadaan Kabupaten Banjar, serta lancarnya pemilu legislatif di Bumi Serambi Mekkah, pemerintah daerah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banjar  bersama dengan Kodim 1006 Martapura, Polres Banjar, Pengadilan Martapura,  Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) duduk bersama dalam Rapat Koordinasi Pemilu Legislatif Daerah 2014 yang diadakan di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Sabtu (8/3).

Guna mewujudkan komitmen pemilu damai, seluruh ketua parpol yang mengikuti rapat membaca dan menadatangani ikrar pemilu damai disaksikan Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh. Ikrar ini juga ditandangani  kepala daerah yang berkomitmen mewujudkan pemilu damai dan bersih.

Ikrar pemilu 1

Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh saat membuka acara mengatakan, perkara yang tidak mudah bagi pemerintah untuk menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan yang akan diselenggarakan 9 April 2014 mendatang, tanpa ada bantuan dari seluruh golongan. Kekhawatiran akan banyaknya golput menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama.

“Kiranya perlu kerjsama seluruh pihak, baik itu dari Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Pengadilan, KPU dan Banwaslu, serta seluruh lapisan masyarakat untuk mencapai pemilu legislatif yang damai, fair dan demokratis. Untuk itu saya meminta kepada seluruh jajaran untuk dapat berperan aktif untuk menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan ini,” ucapnya.

Ia  mengingatkan kepada kita semua, khususnya Camat, Kapolsek, Danramil, PPK dan Panwascam untuk saling menjalin silaturahim satu sama lain, dan saling memahami tugas dan fungsi masing-masing. “Selesaikanlah setiap persoalan dengan mengedepankan musyawarah. Kecuali,  jika memang ada yang berbuat melanggar hukum harus kita selesaikan secara hukum pula,” ujar Khairul Saleh.

Kepala Badan Kesbangpol Drs Syahda Mariadi MSi melaporkan, rapat ini adalah lanjutan dari hasil Rapat Koordinasi Nasional Pemantapan Pemilu DPR, DPD, DPRD tahun 2014 di Convention Center Jakarta pada tanggal 10-12 Februari 2014 kemarin.

“Dengan diselenggarakannya pertemuan ini mudah-mudahan kita semua dapat saling memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing pihak, sekaligus mengerti dan menaati aturan main, agar satu sama lain tidak melanggar,” harapnya. (fii/ron)

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*