Hasil Riset JPIP Pilar Strategis Pembangunan Daerah

Oleh Bambang Dedi Mulyadi

CLICKBORNEO.COM – Meriah dan menegangkan. Suasana inilah yang dirasakan para tamu dan undangan yang menyaksikan acara Malam Anugerah Otonomi Award 2013 The Jawa Pos Institute of Pro Otonomi (JPIP) Area Kalsel yang berlangsung di Novotel Hotel Banjarbaru, Rabu kemarin.

JPIP 3

Otonomi Award merupakan program kepedulian Jawa Pos Group  untuk mendukung dan mengawal pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia. Jawa Pos melihat pemerintah daerah kabupaten/kota merupakan pilar strategis bagi pelenyelenggaraan pembangunan nasional untuk menuju Indonesia cerdas dan sejahtera.

Pemerintah daerah merupakan ujung tombak dari pelayanan publik yang diharapkan mampu mensejahterakan masyarakat melalui program kreatif dan inovatif sebagai perwujudan reformasi pelayanan publik.

Penulis melihat Jawa Pos Group memiliki keinginan untuk terlibat secara langsung dalam upaya –upaya meningkatkan peran daerah sekaligus memberikan apresiasi kepada daerah yang berhasil memberikan pelayanan terbaik baik bagi masyarakat.

Bagi daerah yang mendapat anugerah otonomi award  patut berbangga dan beryukur. Pasalnya, penghargaan yang diterima merupakan wujud dari hasil dari kerja keras pemerintah daerah itu sendiri dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.

Penghargaan yang didapat merupakan tolok ukur keberhasilan pemerintah daerah dalam menyelenggarakan kebijakan-kebijakan otonomi daerah sebagaimana diamanatkan Undang- Undang No 34 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Dewan juri atau peneliti yang merekomendasikan daerah pemenang otonomi award adalah para akademisi profesional ahli di bidang riset. Hasil riset sendiri merupakan rangkaian  kerja ilmiah panjang dari sebuah penelitian dan pengolahan data faktual bersumber dari  data primer dan data skunder.

Data primer yang bersumber dari pemerintah daerah diuji kembali melalui data skunder yang mereka dapatkan dari hasil  penelitian lapangan menggunakan metode  jajak pendapat  masyarakat. Sehingga  program unggulan-unggulan daerah yang diusulkan pada ajang otonomi award ini benar-benar teruji  secara ilmiah dan hasilnya pun tidak diragukan lagi.

Metode ini sesuai dengan metode riset JPIP sebagaimana diutarakan  Direktur Eksekutif JPIP Area Kalsel Sofyan Maskur dalam sambutan pada malam Anugerah JPIP Award 2013.

Menurutnya, ada tiga metode yang dipakai untuk mengukur hasil kemajuan dan inovasi daerah yakni data existing, persepsi masyarakat dan indepth interview.

Melalui rubrikasi ilmiah di Radar Banjarmasin ini penulis sangat mengapresiasi sikap bijaksana dan langkah cerdas dari Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh yang mengatakan hasil JPIP merupakan dokumen penting daerah untuk mengevaluasi kebijakan-kebijakan pembangunan daerah melalui perencanaan daerah secara komprehensif. Ini artiya Pemerintah Kabupaten Banjar sangat menghargai dan berterima kasih kepada pihak JPIP dan para peneliti akademisi yang telah bekerja keras melakukan uji ilmiah program  program unggulan daerah.

Bagi Pemeritah Kabupaten Banjar sendiri sejak diluncurkannya program JPIP Area Kalsel 2012 lalu, Bupati Sultan H Khairul Saleh secara konsisten mengawal dan aktif mengevaluasi kinerja dinas-dinas pelayan publik untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Beliau (Khairul Saleh, red) menggagas pentingnya pembentukan tim khusus daerah yang bertugas mempersiapkan segala dokumen penting perencanaan daerah sebagai pintu masuk Tim Peneliti JPIP Area Kalsel dalam melakukan evaluasi dan penilaian.

Hasilnya, Pemerintah Kabupaten Banjar mendapat Grand Award/Gold Trophy untuk bidang Pelayanan Publik. Dua award lain untuk parameter pelayanan publik melalui Program Sampah Membawa Berkah dan Parameter Khusus melalui Kemandirian Fiskal Daerah.

Mengingat pentingnya hasil penelitian JPIP Area Kalsel untuk kepentingan pembangunan daerah, penulis berpendapat sangat penting bagi daerah untuk mereview kembali hasil-hasil penelitian yang telah direkomendasikan peneliti JPIP Kalsel.

Caranya, tidak cukup dengan menyimpan atau membukukan rekomendasi hasil penelitian. Tetapi mengajak para peneliti untuk terlibat secara langsung dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah.  Sebab peneliti JPIP telah mengetahui permasalahan dan aspirasi masyarakat secara langsung sehingga bisa mempertajam perencanaan pembangunan daerah yang telah diprogramkan.

Perencanaan pembangunan daerah akan semakin dipercaya publik dan terukur  jika mendapatkan rekomendasi dari  akademis.

Hasil riset  JPIP merupakan pilar dasar otonomi daerah dengan tujuan akhir terwujudnya penyelengaraan pemerintahan daerah yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat. []

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*