Golongan Dalam Fotografi (pemula)

Golongan Dalam Fotografi (pemula)CLICKBORNEO.COM Seringkali kita menemui istilah penyebutan  berbeda-beda di kalangan fotografer. Tak heran, bukan hanya kamera yang terbagi dari beberapa fase atau bagian, melainkan si fotografer pun katanya mempunyai golongan dan mazhab tersendiri.

Jurut potret berbeda dengan juru kamera. Ada sebagian fotografi yang tidak mengeri alat namun dalam urusan memotret dengan teknik dia ahlinya. Sebagian lagi merupakan pakar di berbagai tipe kamera. Bahkan sudah hapal sampai ke dalam isi perut kamera termaksud, tahun lahirnya, hingga kapan sebuah kamera akan meninggal alias tidak bisa di pakai lagi. Dilihat dari pengakuan dan pembagian di beberapa forum fotografi, golongan fotografer terbagi atas lima golongan. Apa saya itu? Mari kita simak penjelasan berikut ini.

  1. Pemula

Sering juga disebut Beginner, entry level, newbie, dan lain-lain. Katakanlah anda sering nimbrung di beberapa forum fotografi seperti kaskus, fotografer.net, dan beberapa blog info fotografi, maka hampir 99% komentar atau pelontar pertanyaan mengaku newbie, istilah dalam tulisan lain niubie.

Tak sedikit dari mereka para pemula menanyakan perihal alat, perbandingan, jeroan dalam sebuah kamera, sampai pada puncak bagaimana cara memotret. Lantas jika melihat pameran fotografi yang cukup besar, si pemula biasanya akan mudah terpengaruh, terkagum-kagum, sering bertanya, kemudian mencari mentor alias guru pribadi. Maka apapun yang dijelaskan oleh sang mentor kelak, si pemula akan mencoba memahaminya dalam-dalam hingga ke lubuk hatinya. Meskipun penjelasan sang mentor salah. Atau bahkan menyalahi kaidah fotografi. Si fotografer pemula akan manggut-manggut saja.

Setiap individu guru dalam fotografi dipastikan memunyai teknik yang tidak sama, cara yang berbeda, dan pengalaman yang berlainan. Maka dari itu tak mudah menyalahkan seorang guru, sebab sebagian dari mereka banyak yang belajar dari pengalaman, bukan dari buku-buku fotografi. Begitu pula yang akan dilalui si murid. Meski demikian, bukan berarti sang fotografer meninggalkan si guru karena memunyai faham atau mazhab yang berbeda dalam fotografi.

Di lihat dari sisi yang berbeda, kedatangan atau keberadaan seorang entry level baik itu pemula, beginner, ata newbie justru sangat menguntungkan bagi produsen kamera atau bagi kelas-kelas fotografi terbuka. Seorang pemula mempunyai jiwa kesatria, berani bertanya, melangkah ke depan, selalu mempunyai hal baru, ide yang kreatif, dan banyak bertanya. Lalu beramal, yakni melaksanakan semua teori yang didapat dari maha guru. Maka itulah modal seorang pemula menuju fotographer pro. To be continued…[]

One Response to Golongan Dalam Fotografi (pemula)

  1. Atikel tentang ‘Fotografi’ yang anda tulis sangat menarik dan bagus.
    Kita juga punya artikel mengenai ‘Fotografi’ , silahkan dikunjungi dan dibaca , berikut linknya http://fotografi.blog.gunadarma.ac.id
    terima kasih
    semoga bermanfaat

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*