Golongan Dalam Fotografi (Amatir)

CLICKBORNEO.COMThe Amateur of Photography bisa juga diartikan sebagai fotographer kelas menengah. Jika saya boleh membaginya dalam kadar waktu, bisa jadi fotografer amateur adalah mereka yang memulai langkah serius setelah 2 tahun bergelut di ranah hobiest atau pemula. Kini mulai mencari jalan agar kamera yang dipegang mendatangkan uang (menjual karya dan jasa bukan menjual kameranya).

urlJika sebelumnya mulai merangkak dari mode auto ke mode A,S,P, dan M, dari kamera kompak, atau berawal dari SLR/DSLR Entry Level, lantas sekarang mulai mengumpulkan berbagai jenis lensa. Dari lensa fish eye, ultrawide, wide, fix, zoom, telezoom, berbarengan dengan flash gun eksternal dengan sejumlah GN berangka besar. Apapaun peralatan yang disarankan oleh sang mentor si murid akan menabung menyisihkan sebagian uangnya untuk membeli peralatan yang dimaksudkan maha guru. Terkadang murid juga berusaha membeli barang yang sama dengan milik guru. Bahkan dia sangat menunggu momentum sang guru menjual peralatannya. Mengambil barokah.

Nah dalam tahapan ini, fotografer sering menemui hal sia-sia dan membuang uang dengan percuma. Maksudnya, si fotografer mulai tak bisa menahan keinginan untuk menambah lensa, mengupgrade body daru entry level ke semi-pro, dari 3 fps menjadi 8 fps, dari lensa standar menuju lensa fix, dari polycarbonate resin sampai magnesium alloy, menginginkan yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Nyatanya kemampuan memotret si fotografi stagnan, itu-itu saja. Sifat seperti ini amat sering ditemui dalam diri seorang fotograger amateur. Dam masih dibarengi dengan perlakuan suka bertanya. Meskipun sudah paham.

Berdasarkan hasil survey, sebanyak 80% yang mengaku dirinya fotografer amatir mendedikasikan kesenangannya akan bidang fotografi landscape dan potret. Sikap mereka sungguh murah senyum dan tidak sombong. Para fotografer amatir akan mulai terbiasa membagikan ilmu kepada para pemula. Menjelaskan apa-apa yang ada dalam setingan kamera. Dan berusaha menampilkan foto terbaik dari kameranya kepada para pemula. Untuk golongan fotografer semi pro bisa Anda baca di sini.[]

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*