CMR Siap Dampingi Remaja Bermasalah

CLICKBORNEO.COMKetika menghadapi masalah yang cukup pelik, remaja sering bingung ke mana harus curhat. Apalagi masalah tersebut sangat pribadi dan sensitif. Mau berterus terang pada orangtua, tapi tak punya keberanian.

curhat

Akhirnya, karena tak punya tempat untuk curhat, masalah itu dibiarkan berlarut-larut. Bukannya selesai, malah tambah runyam.

“Saya punya teman yang menghamili pacarnya. Sekian lama dia menyimpan rahasia itu. Jangankan orang lain, keluarga sendiri tidak ada yang tahu,” kata Dahli, warga Teluk Tiram Banjarmasin.

Pantas saja sekian bulan dia berubah jadi pendiam. Rupanya, lantaran memendam masalah.

“Tiba-tiba pihak keluarga si perempuan datang menemui orangtuanya. Mereka marah-marah, bahkan ada yang mengancam dengan senjata tajam, seraya minta agar dia segera menikahi,” cerita Dahli.

Keruan saja ayah dan ibunya kaget. Tak menyangka putranya telah menghamili anak orang.

“Aib itupun tersiar dengan cepat, karena kehamilan pacarnya itu sudah masuk usia 6 bulan. Andai dia terbuka lebih awal, mungkin masih bisa ditutupi,” ujarnya.

Citra Mitra Remaja (CMR) Banjarmasin, sebagai pusat informasi dan konsultasi psikologis dan medis, siap mendampingi remaja yang sedang punya problem. Kebanyakan tidak jauh dari masalah pacaran.

“Termasuk mengenai kesehatan produksi, seperti menstruasi, onani, dan kehamilan yang tidak diinginkan. Akibat pacaran kelewat bebas, lalu hamil. Biasanya remaja bingung, ingin curhat. Kalau dengan orangtua mereka tidak berani bicara,” jelas penasihat CMR, Hapni.

Apakah kehamilan itu diteruskan atau dihentikan, remaja tersebut labil menentukan sikap. Umumnya yang berkonsultasi ke CMR itu belum bicara dengan orangtua mereka. Alasannya, takut dimarahi, diusir, bahkan tidak diakui lagi sebagai anak.

“Semula mereka datang dengan pikiran mau aborsi. Setelah konsultasi, kita buka pikiran yang bersangkutan bahwa aborsi bukan satu-satunya jalan keluar,” kata Hapni.

Ada beberapa alternatif. Antara lain, membuka komunikasi dengan orangtua. Kalau si remaja takut untuk berterus terang, konselor menawarkan untuk memfasilitasi.

Kadang pasangannya sendiri tidak tahu dengan kehamilan tersebut. Konselor menyarankan pihak perempuan untuk berani mengatakan apa yang terjadi kepada pasangannya. Siapa tahu dia punya jalan keluar dan mau bertanggung jawab.

“Tugas kita hanya sampai sejauh itu, sekadar memberi pandangan. Tidak bisa terlalu masuk ke wilayah privat. Selanjutnya, keputusan ada di tangan klien,” ujarnya. (ali)

Mekanisme Pelayanan Konsultasi CMR

  • Klien datang langsung ke sekretariat atau lewat telpon.
  • Layanan konsultasi tidak dipungut bayaran.
  • Waktu pelayanan Senin sampai Jumat pukul 09.00-16.00 Wita.
  • Kalau ingin ditangani oleh psikolog harus bikin janji dulu, sedangkan dengan konselor bisa setiap hari.
  • Petugas CMR bersedia memfasilitasi klien yang takut bicara dengan orangtua.
  • Konselor hanya memberi alternatif solusi, keputusan tetap di tangan klien.
  • Rahasia klien dijamin terjaga.

 

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*