Beragam Koleksi Museum Lambung Mangkurat

CLICKBORNEO.COM – Bangsa yang besar tidak sepantasnya melupakan sejarah dan budayanya di masa lalu. Sebab, dari situlah jati dirinya bermula. Peninggalan sejarah dan budaya merupakan aset yang tiada ternilai harganya, mengingat keberadaannya yang tak mungkin terbarui. Karena itu, harus dikelola dengan baik dan benar.

museumlambungmangkuratDi sinilah pentingnya peran museum. Museum sendiri dalam melayani masyarakat bukan untuk mencari keuntungan.  Tugasnya adalah mengumpulkan, merawat, meneliti, mengkaji, mengkomunikasikan, serta memamerkan bukti material manusia dan lingkungannya, untuk kepentingan studi dan rekreasi. Karena itu, ia terbuka bagi umum.

Begitu pula dengan fungsi Museum Lambung Mangkurat di Jalan A Yani Km 36 Kota Banjarbaru. Para pengelola museum senantiasa berusaha mengenalkan koleksi benda-benda yang bernilai sejarah dan kebudayaan kepada masyarakat luas. Entah itu publikasi melalui pameran di museum tersebut maupun lewat media cetak dan elektronik. Termasuk, penyebaran informasi menggunakan brosur dan buku-buku.

Pada awal berdirinya Museum Lambung Mangkurat, sebagian koleksinya berasal dari Museum Banjar yang masih tersisa. Sebagian lagi dari Direktorat Permuseuman dan ditambah  hasil pengadaan baru Museum Lambung Mangkurat. Jumlah koleksi ketika itu sebanyak 5.253 buah. Kini, jumlah itu tentu saja terus bertambah.

“Semua itu membutuhkan pemeliharaan dan perawatan yang telaten. Entah itu dari ancaman kerusakan maupun kehilangan. Juga tidak kalah penting adalah mencegah dari kerusakan biotik yang disebabkan oleh jamur, rayap, dan pelapukan, serta proses kimiawi dan fisis akibat perubahan suhu, kontaminasi lingkungan mikro, dan lain-lain,” jelas Muhammad Arsyad, Kabag Pemeliharaan Museum Lambung Mangkurat (23/4).

[sws_related_postleft showpost=”2″ title=”BACA JUGA” bgcolor=”0a59c1″ fontcolor=”ffffff”] [/sws_related_postleft] Sejak diresmikan 1979 sampai sekarang, lanjutnya, Museum Lambung Mangkurat hampir setiap hari dikunjungi pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, wisatawan nusantara maupun mancanegara. Bahkan dari tahun ke tahun jumlah kunjungan cenderung meningkat.

“Hal itu membuktikan, bahwa banyak orang membutuhkan keberadaan museum ini,” pungkasnya.

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*