Awasi Pengadaan Barang dan Jasa di Banjarbaru via Website

CLICKBORNEO.COM – Meski dalam bidang IT Kota Banjarbaru tertinggal dari daerah lain, namun bukan berarti menyerah begitu saja. Kali ini, Pemko Banjarbaru jor-joran melaunching website pengaduan mengenai pengadaan barang dan jasa di Kota Banjarbaru dalam rangka mendorong tata pemerintahan yang baik dan anti korupsi, Rabu, (18/9), di Aula Gawi Sabaratan Kota Banjarbaru, kemarin.

Acara tersebut dihadiri Walikota Banjarbaru H M Ruzaidin Noor didampingi oleh Program Manager Complain Handling Mechanism TII Wawan Sujatmiko dan staf III Jakarta Eka Yusnida Koordinator LPI-PBJ Kota Banjarbaru serta Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru.

Koordinator LPI-PBJ Kota Banjarbaru Eka Yusnida selaku panitia pelaksana dalam pemaparannya menyampaikan, selam ini masyarakat menyampaikan pengaduan terkait PBJ masih bersifat manual. LPI dibantu KMK menyebarkan from pengaduan kepada masyarakat untuk kemudian diisi dan dikumpulkan kembali untuk kemudian ditndaklanjuti.

“Dalam website pantaupbj.or.id kita didedikasikan selain sebagai website database juga menjadi portal untuk melakukan pengaduan masyarakat terkait penyimpangan yang terjadi seputar pengadaan barang/jasa dan pelayanan public,” ujarnya dalam forum.

Selain itu, keberadaan website tesebut diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam melakukan pengaduan. Masyarakat bisa melakukan pengaduan dengan menggunakan fitur-fitur yang ada diwebsite tersebut diantaranya: dengan SMS, website/email, formulir online dan formulir offline.

“Sehingga masyarakat tidak ragu-ragu lagi untuk mengadukan penyimpangan yang terjadi, dan masyarakat dan LPI mampu bersama-sama mengawasi jalannya pembangunan yang ada diKota Banjarbaru,” tegasnya.

Walikota Banjarbaru menyambut baik atas peluncuran web site pengaduan masyarakat di Kota Banjarbaru tersebut. Dikatakan, peluncuran website pengaduan Kota Banjarbaru termasuk dari tiga Kota yakni Makasar dan Kabupaten Batam.

Keduanya merupakan wilayah Kerja DANIDA (Lembaga pendonor dari Kementrian Luar Negeri Denmark) yang juga telah melaksanakan peluncuran website pengaduan masyarakat. Selain launching, rencananya juga akan diadakan pelaksanaan training of trainer (ToT) pengelolaan website.

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*