2014, Pembuatan Akta Digratiskan

CLICKBORNEO.COM – Menyikapi semakin meningginya angka kelahiran di Kota Banjarbaru, pemerintah pun menerapkan sistem jemput bola dengan melakukan pendataan bagi masyarakat yang baru melahirkan untuk pembuatan akta kelahiran. Walikota Banjarbaru HM Ruzaidin Noor mengatakan, masyarakat yang memang mempunyai anak yang baru lahir tak perlu lagi menunggu lama menunggu proses pembuatan akta kelahiran anaknya.

“Jika tak ada aral melintang kita akan mengoptimalkan kinerja pelayanan pembuatan akta kelahiran mulai 1 Januari 2014 mendatang. Nah, maka dari itu juga pemerintah membebaskan biaya administrasi untuk pembuatan Kartu Tanda Penduduk, Karti Keluarga (KK), Akta Kelahiran, serta akta kematian,” ujarnya kepada clickborneo.com.

Selain itu, pemerintah juga meningatkan agar tidak adalagi oknum yang memungut biaya kepada masyarakat. “Jika nantinya ada yang masih memungut biaya maka diancam dengan pidana 2 tahun penjara atau denda seberat-beratnya Rp 25 juta rupiah,” jelasnya.

Pemko Banjarbaru pun berencana segera melakukan pendataan bagi kaum ibu yang baru saja melahirkan untuk mempermudah masyarakat suapaya bisa lebih cepat dalam proses pembuatan akte kelahiran.

“Diharapkan dengan melalui proses ini pemerintah kota membantu masyarakat dalam membuat akte jadi tek perlu lagi ke pengadilan hanya untuk mendapatkan akta,” pungkasnya.

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*